>>>sabaksajak

a poem in its becoming is a world....

Wednesday, April 06, 2005

 

Durga

sebuah variasi atas kitab Kidung Sudamala

Sejenak,
perempuan itu mencucurkan air mata
demi melihat wajahnya yang buruk.
Ia telah dikutuk.

Lalu ia bersila. Ia bertapa.

Sejenak lalu,
ialah Uma, kekasih Siwa, laki-laki yang
menguasai cermin Tuhan yang lain.
Uma, sang pemahat luka.

Kini semua selesai. Ia telah terusir dari kahyangan.
Ialah penguasa Setra Gandamayit,
penguasa kegelapan yang
sehitam dosa.

Takkan ada bisa yang menahanku, kecuali
cintaku.
(Ia merapal lalu mengheningkan dirinya.)

Tapi tangan-tangannya
menebar was-was, mala,
ke segala penjuru. Pepohonan
menguning. Azab meresap.

Di singgasananya, laki-laki itu, Siwa, berkata:
“Sudikah diriku menerima perempuan yang tak setia?”

Di bawah kakinya,
disaksikannya amuk perempuan itu.
Tapi laki-laki itu seperti hendak berkata:
“Kenyataan takkan bisa disembunyikan amarah.”

Perempuan itu terus mengamuk, hingga
singgasana laki-laki itu seperti hendak runtuh. Tapi
ia masih berdiam, meski
sesungguhnya ia tak menikmati kutukannya.

Adakah yang pekat kembali suci?
Pada kesempatan kedua, barangkali
semuanya menjadi putih. Suci serupa melati.
Seperti Durga yang diruwat Sadewa.

“Tapi takkan ada kesempatan ketiga,” kata laki-laki itu
diringi isak sang Betari.

Adakah yang pekat kembali suci?
Kini gunungan telah runduk.
Ia terbebas dari kutuk,
serupa terlahir kembali.

Yang hina adalah waktu yang tak mengerti.
Seperti lakon yang terkisah,
setiap akhir adalah mula. Hingga
takkan ada lagi cela, dan rentang menghilang.

jogja, 6 april ‘05

Comments:
Kamu sudi ga menerima aku???hihihi.....Setia Lho!!!...still
 
untunglah siwa baik, ya...
 
he is mine baby:P mwakakakka:D
 
entah mengapa, aku sangat mengagumi Durga. barangkali karena Dia adalah seorang perempuan dan ibu yang sangat luar biasa. ato' barangkali karena Dia memang ibuku...........:)
 
Post a Comment

<< Home

Archives

November 2004   December 2004   January 2005   February 2005   March 2005   April 2005   May 2005   September 2005   October 2005  

This page is powered by Blogger. Isn't yours?